Jumat, 19 September 2025

Keutamaan Lailaha illaallah

 


Oleh : Imam Muclis, S. Pd

Keutamaan Syahadat

Bab: Dzikirullah #4

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sahabat MC yang dirahmati Allah 

Hadis yang mulia dari Abu Hurairah radhiyallāhu ‘anhu menjelaskan betapa agungnya kalimat syahadat, yaitu Lā ilāha illallāh, Muhammadur Rasūlullāh. Rasulullah ﷺ bersabda:

« أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللَّهِ، لَا يَلْقَى اللَّهَ عَبْدٌ غَيْرُ شَاكٍّ فِيهِمَا إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ »
“Aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi selain Allah, dan bahwa aku adalah utusan Allah. Tidaklah seorang hamba bertemu dengan Allah dengan membawa keduanya tanpa keraguan padanya, kecuali ia pasti masuk surga.”
(HR. Muslim, no. 27)

Hadis ini menegaskan bahwa syahadat adalah kunci surga. Siapa saja yang mengucapkannya dengan penuh keyakinan, tanpa keraguan sedikitpun, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga.

Kalimat syahadat bukan sekadar ucapan lisan, tetapi harus diiringi dengan keyakinan dalam hati dan pembenaran dalam amal. Karena itu, ulama menjelaskan bahwa syahadat memiliki syarat-syarat, di antaranya: ilmu, keyakinan, ikhlas, jujur, cinta, tunduk, dan menerima (lihat: Kitāb al-Tauhīd, Ibnu Khuzaimah).

Allah ﷻ berfirman:

﴿ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ ﴾
“Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.”
(QS. Muhammad: 19)

Dan dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ bersabda:

« مَنْ قَالَ: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، دَخَلَ الْجَنَّةَ »
“Barangsiapa yang mengucapkan: Lā ilāha illallāh, maka ia akan masuk surga.”
(HR. Bukhari no. 5827, Muslim no. 26)

  1. Syahadat adalah fondasi Islam. Tanpa syahadat, amal lain tidak diterima.

  2. Tidak boleh ada keraguan. Seorang Muslim wajib meyakini sepenuh hati bahwa Allah satu-satunya Tuhan, dan Muhammad ﷺ adalah Rasul terakhir.

  3. Syahadat harus dibuktikan dengan amal. Ucapan tanpa amal belum sempurna. Karena itu, shalat, zakat, puasa, dan ibadah lain adalah wujud nyata dari syahadat.

Sahabat MC, mari kita perbarui syahadat kita setiap hari, bukan hanya dengan lisan tetapi juga dengan hati dan amal perbuatan. Ingatlah, siapa yang bertemu Allah dengan membawa syahadat yang murni dan tanpa keraguan, maka surga adalah jaminannya.

Semoga Allah meneguhkan hati kita di atas kalimat tauhid hingga akhir hayat.
Wallāhu a’lam bish-shawāb.


Referensi:

  • Shahih Muslim, Kitāb al-Īmān, no. 27

  • Shahih al-Bukhari, no. 5827

  • Tafsir Ibnu Katsir, QS. Muhammad: 19

  • Kitāb al-Tauhīd, Ibnu Khuzaimah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahaya Body Shaming

  Bahaya Body Shaming Oleh : Imam Muclis, S.Pd Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh....  Di era sekarang, body shaming menjadi sesuatu...