Rabu, 13 Agustus 2025

Empat Keutamaan istighfar

 


Tema: Keutamaan Istighfar dalam Kehidupan

Oleh : Ustadz Imam Muclis, S.Pd.

الحمد لله الذي فتح لنا باب التوبة، وأمرنا بكثرة الاستغفار، ووعدنا بالمغفرة والرحمة، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وصحبه أجمعين.

Segala puji bagi Allah yang membuka pintu taubat bagi hamba-hamba-Nya, memerintahkan kita untuk banyak beristighfar, dan menjanjikan ampunan serta rahmat. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan pengikut beliau hingga akhir zaman.

Sahabat MC qu yang mulia...
Setiap manusia tidak lepas dari dosa, baik yang kecil maupun besar, yang disadari atau tanpa sadar. Namun Allah ﷻ sangat penyayang, Dia membuka pintu ampunan selebar-lebarnya melalui istighfar.
Istighfar bukan hanya ucapan “Astaghfirullah”, tetapi sebuah pengakuan dosa, penyesalan, dan tekad untuk memperbaiki diri.

1. Istighfar Membawa Ampunan dan Rahmat

Allah ﷻ berfirman:

﴿ وَمَن يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ ٱللَّهَ يَجِدِ ٱللَّهَ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا ﴾
(QS. An-Nisa: 110)

Artinya:
"Dan barang siapa mengerjakan kejahatan atau menzalimi dirinya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya dia akan mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Menurut Tafsir Al-Muyassar, ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar jika diiringi dengan taubat dan istighfar yang tulus. Bahkan jika dosa itu berulang kali dilakukan, selama kita kembali kepada Allah dengan hati yang menyesal, pintu ampunan-Nya tetap terbuka.

2. Istighfar Membuka Pintu Rezeki

Allah ﷻ juga berfirman:

﴿ فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا ۝ يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًۭا ۝ وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍۢ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّـٰتٍۢ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَـٰرًۭا ﴾
(QS. Nuh: 10–12)

Artinya:
"Maka aku (Nuh) berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun serta mengadakan pula di dalamnya sungai-sungai.’"

Ibnu Katsir menerangkan bahwa istighfar bukan hanya menghapus dosa, tapi juga menjadi sebab turunnya keberkahan hidup: hujan yang cukup, rezeki yang luas, keturunan yang baik, dan kehidupan yang makmur. Ini menunjukkan bahwa istighfar adalah pintu solusi dari banyak masalah dunia.

3. Istighfar Mengangkat Derajat dan Menghapus Dosa

Rasulullah ﷺ bersabda:

طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا
(HR. Ibnu Majah )

Artinya:
"Beruntunglah orang yang di dalam catatan amalnya terdapat istighfar yang banyak."

Hadis ini mengisyaratkan bahwa orang yang membiasakan istighfar akan mendapatkan keberuntungan di akhirat. Keberuntungan itu adalah selamat dari azab, diangkat derajatnya, dan mendapatkan pahala besar.

4. Rasulullah ﷺ Menjadi Teladan dalam Beristighfar

Padahal beliau manusia paling mulia dan terjaga dari dosa, namun Rasulullah ﷺ bersabda:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ
(HR. Muslim )

Artinya:
"Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah, karena aku bertaubat kepada-Nya dalam sehari seratus kali."

Jika Nabi ﷺ yang maksum saja beristighfar 100 kali sehari, bagaimana dengan kita yang penuh dosa? Ini adalah teladan agung bahwa istighfar harus menjadi kebiasaan harian.

Sahabat MC qu yang mulia...

Hidup kita penuh dengan kesalahan, baik kepada Allah maupun kepada manusia. Setiap hari kita menambah catatan dosa, sadar atau tidak. Namun Allah ﷻ begitu sayang, Dia memberi kita satu kalimat yang ringan di lisan namun berat di timbangan amal: "Astaghfirullah".

Bayangkan, ketika kita beristighfar dengan hati yang tulus, dosa-dosa kita yang menumpuk seperti gunung bisa dihapus seketika. Ketika pintu rezeki terasa sempit, istighfar bisa menjadi kuncinya. Ketika hati gelisah dan hidup terasa berat, istighfar adalah obatnya.

Mari kita jadikan istighfar sebagai napas kehidupan — keluar masuknya selalu ada zikir dan permohonan ampun. Karena boleh jadi, istighfar yang kita ucapkan hari ini adalah sebab kita diampuni di akhir hayat nanti.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا كُلَّهَا، دِقَّهَا وَجِلَّهَا، أَوَّلَهَا وَآخِرَهَا، عَلَانِيَتَهَا وَسِرَّهَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.

"Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami semuanya, yang kecil maupun besar, yang awal maupun akhir, yang tampak maupun tersembunyi. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bahaya Body Shaming

  Bahaya Body Shaming Oleh : Imam Muclis, S.Pd Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh....  Di era sekarang, body shaming menjadi sesuatu...